Nikel dan pasir besi saat ini
merupakan komoditas strategis yang mendukung program hilirisasi industri
nasional. Nikel, dengan permintaan global yang terus meningkat,
menjadi daya tarik utama bagi para investor. Sementara itu, pasir besi memiliki
peran penting dalam industri baja. Penguasaan atas alokasi dan izin kedua
komoditas ini memberikan pengaruh ekonomi yang besar.
Implikasi Tata Kelola dan Transparansi
Isu gurita bisnis tambang yang melibatkan kepala daerah
seperti Gubernur Sherly menyoroti
pentingnya transparansi dan tata kelola pertambangan yang
baik. Keterbukaan dalam proses perizinan, pemanfaatan dana bagi hasil pertambangan,
serta pengawasan ketat terhadap dampak lingkungan dan sosial menjadi krusial.
![]() |
| Gubenur maluku utara |
Dugaan Afiliasi Bisnis dan Reaksi Pejabat Dugaan konflik kepentingan dengan pejabat tinggi memperparah masalah tambang ilegal ini. Beberapa bisnis di Pulau Gebe diduga melakukan tindakan ilegal yang terhubung dengan jaringan bisnis keluarga Gubernur Sherly. Gubernur Sherly memilih untuk tidak menjawab ketika ditanya tentang kepemilikan sebagian besar sahamnya di perusahaan tambang nikel. Sebaliknya, dia mengatur percakapan hanya tentang masalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).mk
Sebaliknya, Gubernur Sherly menunjukkan upaya untuk memperbaiki
tata kelola pertambangan dan mendorong regulasi yang lebih adil, seperti yang
ia bicarakan dengan Kementerian Hukum. Hal ini menunjukkan perpecahan:
kepemimpinan digambarkan sebagai progresif dan reformis, dan tuduhan serius
tentang bisnis dan pembiaran tambang ilegal. Penegasan hukum tentang kasus
penambangan ilegal di Halmahera oleh pihak berwenang seperti Polda Maluku Utara
dan Bareskrim Polri menunjukkan bahwa masalah ini benar-benar membahayakan
kemajuan Maluku Utara.kl
Tambang Ilegal Maluku Utara
Gubernur Sherly Tjoanda
Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara
Regulasi Pertambangan Indonesia
Nikel Pulau Gebe
