Jakarta – Suasana pagi di Kantor Direktorat Jenderal Pajak berubah tak seperti biasanya. Saat Menteri Keuangan Purbaya melakukan sidak mendadak, bukan tumpukan berkas pajak atau rapat serius yang ditemui, melainkan sekelompok pegawai pajak yang sedang berolahraga Pound Fit dengan penuh semangat.
Alih-alih menegur, Purbaya justru dibuat terkejut sekaligus kagum. Dari sidak yang tak terduga itu, terungkap ratusan fakta menarik yang membuat publik penasaran.
Kegiatan Pound Fit rupanya sudah berjalan rutin setiap Jumat pagi sejak tahun lalu. Para pegawai menyebutnya sebagai “Pound Your Tax”, program kebugaran internal untuk menjaga semangat kerja. Musik menghentak terdengar dari aula belakang kantor, diiringi tabuhan stik ritmis yang biasanya hanya digunakan di ruang rapat.
Fakta pertama, kelas Pound Fit ini dipimpin oleh seorang kepala seksi pajak yang dulunya instruktur zumba. Fakta kedua, playlist-nya berisi lagu-lagu dengan tema keuangan seperti “Money, Money, Money” hingga “We Will Tax You”. Kostum seragam mereka juga unik—berwarna hijau neon dengan tulisan “Tax Fit Squad” di punggung.
Saat sidak berlangsung, Menkeu Purbaya sempat ikut menggerakkan stik dan tertawa bersama pegawai. Ia bahkan berkomentar santai, “Wah, ini auditnya bukan laporan keuangan, tapi audit kalori!”
Menurut keterangan staf, kegiatan ini bukan sekadar olahraga. Pound Fit dianggap cara untuk meredakan stres kerja, memperkuat kerja tim, dan menumbuhkan semangat positif di tengah tekanan deadline laporan pajak. Seorang pegawai bahkan mengaku kehilangan 8 kilogram sejak rutin mengikuti sesi ini.
Tak berhenti di situ, fakta lain yang mencuat adalah adanya grup internal bernama “Pound Tax Lovers”, tempat para ASN berbagi jadwal, playlist, dan video gerakan baru. Setelah video sidak viral di media sosial, tagar #PoundFitPajak langsung trending di X dan Instagram.
Menkeu Purbaya menilai kegiatan tersebut sebagai contoh positif inovasi budaya kerja ASN. Ia mengimbau agar instansi lain meniru semangat sehat dan kolaboratif para pegawai pajak.
Sidak yang semula disangka akan tegang justru berubah menjadi momen inspiratif. Dari balik ritme stik dan keringat, muncul pesan kuat: pegawai pajak bukan hanya pandai menghitung angka, tapi juga bisa menjaga tubuh dan mental tetap fit — demi melayani negara dengan lebih baik.
